Selamat Datang di blog Inovasi Indonesia
Dengan tema : Inovasi Karya Anak Bangsa menuju Kemandirian Nasional
Well, disini saya akan membahas tentang karya karya dari hasil ide inovatif yang dihasilkan oleh anak bangsa
Berikut 10 Inovasi Terbaik Anak Bangsa:
Yang pertama ada, Muhammad Rois Abidin
Pemuda kelahiran kota Blitar, Jawa Timur, tahun 1987 ini berhasil membuat inovasi yang bernama BAGCAMP & CANGKINGZ
Apa itu BAGCAMP & CANGKINGZ?
Berikut penjelasan nya:
Bagcamp adalah sebuah tas yang ketika dibuka bisa diubah menjadi sebuah tenda.
Jadi tas ini sangat berguna ketika kita hendak camping. Karna kita tidak perlu lagi membawa tenda. Hanya dengan Bagcamp, Tas dan Tenda sudah menjadi satu sangat efisien bukan?
Sedangkan, Cangkingz adalah semacam alat untuk membawa buah durian dengan nyaman dan aman. Buah durian bisa dimasukkan dan ditutup kembali pada alat Cangkingz itu sendiri.
Yang Kedua yaitu, Muhammad Ramdhan.
Si jenius yang menemukan alat bantu untuk menjemur. Ya, PAKAYUNG sebutannya. Pemuda asal bandung tersebut berhasil menginovasikan sebuah alat untuk melindungi pakaian saat proses pengeringan dan penjemuran. Jemuran tersebut bisa kapan saja kita tinggalkan tanpa harus repot memindahkan atau memikirkan nasib si jemuran. Alat ini sangat berguna sekali saat musim yang semakin tidak menentu (akibat dari pemanasan global). Maka hujan dan panas pun seringkali datang tiba tiba tanpa terduga. Maka salah satu cara yang dapat menyelamatkan jemuran dari hujan dengan alat ini, PAKAYUNG.
Yang Ketiga ada, Good Rindo
ia menamai kreasi inovasi nya dengan sebutan CAPRES. Eits.. tapi ini bukan hal politik melainkan CAPRES itu singkatan dari CAPE MERES. Sangat unik bukan?
Mengapa di sebut CAPRES atau CAPE MERES? Karna alat ini berguna untuk memeras cucian terutama yang berbahan tebal & panjang. Agar tidak lelah atau cape maka muncullah alat ini sebagai inovasi dalam efisiensi mencuci.
Alat ini telah menyediakan tiang yang disebut copras, sehingga pengguna. Tinggal memutar pakaian yang gantungkan di copras tersebut, kemudian diperas. Selain desain yang argonomis, capres juga dilengkapi dengan pondasi untuk pijakan saat memeras, sehingga bentuk miringnya, diyakini memudahkan penggunanya dalam mencuci.
Yang Keempat yaitu Rudi Hardianto.
Ia menciptakan sebuah bangku yang bisa dirubah menjadi sarana bermain. Bangku ini disebut AYOMA2. Sebelum bermain bangku ini kita rubah terlebih dahulu menjadi sebuah meja barulah kita dapat bermain bersama seperti; bermain catur dan halma(
Yang Kelima ada, Yeremia Yordan.
Ia menginovasikan gitarnya menjadi lebih unik dan berfungsi lebih maksimal. Ia mengkreasikan sebuah alat tambahan di Gitar yang disebutnya LOOSE GUITAR.
Umumnya sebuah gitar memiliki sebanyak enam dawai, tetapi tidak dengan Loose Guitar ini ada tambahan sebanyak 12 dawai maka gitar dapat dimainkan dengan 18 dawai sekaligus. Bahkan tujuh dawai tambahannya, memiliki nada-nada baru yang tidak terdapat dalam struktur dawai sebuah gitar.
Yang Keenam yaitu, Arif Kurnianto
Ia menciptakan suatu inovasi yang sangat cemerlang. Yang diberi nama BLIND GAPLE. Pemuda yang berusia 33 tahun ini berkeinginan agar saudara kita yang tunanetra bisa bermain gaple atau domino dengan orang normal. Kartu gaple ini dibuat khusus, yaitu dengan lobang-lobang sesuai dengan jumlah lambang domino. “Penderita tunanetra memainkannya dengan meraba kartu itu.. ujarnya.
Yang Ketujuh ada, Jatmiko Rinto Wahyudi
Ia menciptakan sebuah alat dimana banyak orang yang mempunyai kesulitan dalam menulis. Alat ini bernama WRITE MOVER. Alat ini dilengkapi dengan bola rotali yang terdapat di bagian bawah. agar bisa membantu kita untuk dapat menulis dengan rapi, lurus, dan membantu tangan kita bergerak lincah secara horizontal. Alat ini, juga bisa berguna untuk menghindari rusaknya tulisan akibat gesekan tangan, dan menghindari rusaknya kertas akibat keringat.
Yang Kedelapan yaitu, Didi Prasetya
Ia membuat inovasi baru yang memungkinkan orang bisa bangun tepat waktu. Inovasi tersebut bernama VIBRE. Alat ini memang semacam alarm namun alat ini lebih unik dan lebih efisien. Karena alat ini terbagi dalam dua bagian. Selain sebagai pengaktif, Vibre sekaligus sebagai jam yang dapat dilekatkan dengan dibantu 4 buah vibra point yang ditempelkan di bawah bantal. Getaran yang terjadi karena arus Bluetooth dari vibre ke vibra point tidak menimbulkan radiasi langsung membangunkan anda. Vibre juga bisa merekam berbagai suara akrab yang mampu membangunkan tidur anda. Alat ini sangat cocok bagi mereka yang mempunyai masalah telat bangun tidur.
Selanjutnya Yang Kesembilan ada, Achmad Fadilah
Pemuda asal Kota Kembang tersebut berhasil membuat suatu inovasi yang mengkreasikan sebuah Travel Bag menjadi sebuah TRAFELLOW. Ya begitulah sebutannya. Trafellow ini membantu orang yang memiliki hambatan kenyamanan saat bepergian. Misalnya saat menunggu keberangkatan yang terlambat, atau tidak kebagian duduk di ruan tunggu. Karena tas ini selain berfungsi sebagai pembawa barang, juga punya fasilitas untuk bisa menjadi tempat duduk yang nyaman.
Dan Yang Terakhir atau Yang Kesepuluh ada, Bharoto Yekti
Ia menginovasikan sebuah tempat sampah plastik. Simple namun menarik ujarnya.. ya TEMPLAST sebutannya. Menurutnya, tempat sampah ini di dalamnya terdapat beberapa lingkaran berbagai ukuran. Masing-masing lingkaran itu diberi kantong plastik atau tas “kresek” untuk menampung sampah. “Melalui alat ini kita bisa dengan mudah memilah-milah sampah sesuai ukuran dan jenisnya. Sangat sederhana bukan?,” kata Bharoto meyakinkan. Memang menurut pengamatan dewan juri, Yoris Sebastian, “templast” memang sangat simpel dan sederhana. Walau kelihatan sederhana, manfaatnya ternyata sangat besar sekali. Karena sangat simpel dan sangat bermanfaat itulah yang membawa Bharoto Yekti, pria 28 tahun lulusan ITB itu mendapat tiket berangkat ke Australia untuk menjadi pengamat dalam lomba kreatifitas tingkat internasional.
